RENUNGAN PAGI SBU - SELASA, 13 JULI 2010 - 13 July 2010 - GPIB SINAI SURABAYA

Login form

Search

Calendar

«  July 2010  »
SuMoTuWeThFrSa
    123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Our poll

Rate my site
Total of answers: 3

Site friends

  • Create a free website
  • Statistics


    Total online: 1
    Guests: 1
    Users: 0




    Sunday, 11-12-16, 8:54 PM
    Welcome Guest | RSS
    Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat
               Jemaat "SINAI" - Surabaya
              (Dan orang akan datang dari Timur dan Barat dan dari Utara dan Selatan 
                 dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah - Lukas 13:29)
    Main | Registration | Login
    Main » 2010 » July » 13 » RENUNGAN PAGI SBU - SELASA, 13 JULI 2010
    11:49 AM
    RENUNGAN PAGI SBU - SELASA, 13 JULI 2010
    MINGGU VII SESUDAH PENTAKOSTA
    "JANGAN BIARKAN KEJAHATAN"

    1Raja-raja 21: 17-19
    17  Tetapi datanglah firman TUHAN kepada Elia, orang Tisbe itu, bunyinya:
    18  "Bangunlah, pergilah menemui Ahab, raja Israel yang di Samaria. Ia telah pergi ke kebun anggur Nabot untuk mengambil kebun itu menjadi miliknya.
    19  Katakanlah kepadanya, demikian: Beginilah firman TUHAN: Engkau telah membunuh serta merampas juga! Katakan pula kepadanya: Beginilah firman TUHAN: Di tempat anjing telah menjilat darah Nabot, di situ jugalah anjing akan menjilat darahmu."

    Kejahatan tak pernah diabiarkan ALLAH, banyak cara DIA menyatakan kebenaranNya, misalnya melalui pelayanan firman, penyakit yang menyerang, peristiwa yang memperihatinkan. ALLAH tidak mendiamkan karena ALLAH ingin manusia tidak binasa karena kejahatannya. Karena itu, kalau kita ditegur Firman, bersyukurlah. Kalau kita mengalami peristiwa yang memprihatinkan, evaluasi hubungan kita dengan ALLAH.
    Kejahatan Ahab terhadap Nabot ditegur keras oleh ALLAH dan akibatnya pun ia harus tanggung. Peringatan keras ALLAH juga berisi huluman. Kalau kita mendengar firman, tidak siap telinga dan hati, maka kita tidak menikmati kemukjizatan dan kekuasaan Firman yang mampu membuat kita berubah.
    Apa yang Ahab lakukan untuk Nabot, itu pula yang harus dialaminya. Tabur nanas berbuah nanas. Semua kita diingatkan, bahwa apapun yang kita buat untuk orang lain, sebenarnya sedang kita lakukan untuk diri kita sendiri. Karena itu jangan jemu berbuat baik, agar kebaikanpun boleh kita alami.
    Apa yang terjadi pada Nabot adalah perbuatan Izebel. Disini kita belajar, bahwa kita tidak boleh membiarkan kejahatan berlangsung terus menerus dan merajalela. Sekalipun kita tidak melakukan kejahatan tetapi jika kita mendiamkan, membiarkan, masa bodoh atau bahkan ikut menikmati hasil kejahatan itu, maka kita juga akan menerima hukuman.
    Melalui peristiwa Ahab dan Izebel, serta dipertajam dalam Yehezkiel 3:16-21, maka sebagai orang yang percaya kepada Yesus Kristus, kita menimba hikmat bahwa jika kita melihat tindakan yang bertentangan dengan firman Tuhan - misalnya berdusta, memfitnah - jangan ragu-ragu untuk menegor, janagan biarkan agar kejahatan menjalar kemana-mana.


    KJ. 436:3
    DOA : Ya Yesus, sumber kebenaran, berikanlah kami keberanian untuk berani bertindak melawan kejahatan. Buatlah kami anak-anakMu yang bukan hanya pandai berbicara tentang kebenaran tetapi sering bersikap masa bodoh.
    Views: 353 | Added by: SINAI | Rating: 0.0/0
    Total comments: 0
    Name *:
    Email *:
    Code *:

    Copyright MyCorp © 2016